Indonesia tengah mendorong agenda swasembada pangan dan energi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional. Namun, di tengah komitmen global untuk membatasi kenaikan suhu bumi hingga 1,5°C, bagaimana kebijakan tersebut dapat berjalan selaras dengan aksi iklim? Tantangan seperti pembukaan lahan, emisi gas rumah kaca, hingga dampak terhadap masyarakat dan ekosistem perlu menjadi bagian dari perencanaan menuju pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui infografis ini, IRID mengulas keterkaitan antara kebijakan swasembada pangan dan energi dengan penyusunan Second Nationally Determined Contribution (SNDC) Indonesia. Simak temuan utamanya dan mengapa penyelarasan antara ketahanan pangan, ketahanan energi, dan aksi iklim menjadi langkah penting untuk mencapai pembangunan yang tangguh dan rendah emisi.

