Konferensi Para Pihak/Conference of the Parties (COP) ke-30 mengenai perubahan iklim yang akan diadakan di Belém, Brasil, pada tanggal 10-21 November 2025, akan diadakan bersamaan dengan Conference of the Parties serving as the meeting of the Parties to the Protocol Kyoto (CMP) ke-20 dan Conference of the Parties serving as the meeting of the Parties to the Paris Agreement (CMA) ke-7. Pada COP30 mendatang, para Pihak mungkin akan memiliki persepsi baru terkait arah negosiasi iklim global, utamanya setelah International Court of Justice (ICJ) mengeluarkan Advisory Opinion terkait dengan perubahan iklim.
Brasil, sebagai tuan rumah dari COP30 mendatang, telah menyampaikan beberapa pandangannya terkait dengan proses di COP30. Salah satu suratnya menyampaikan beberapa agenda prioritas COP30, termasuk Global Goal on Adaptation (GGA) yang diharapkan dapat menentukan indikator final dengan jumlah tidak lebih dari 100 indikator. Selain itu, agenda terkait Just Transition Work Programme (JTWP) yang tidak mencapai kesepakatan pada COP29 yang lalu, diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang konkret pada COP30, sebelum keberlanjutan work programme di-review pada CMA8 (November 2026). Salah satu kesepakatan para Pihak dalam konteks Persetujuan Paris adalah yang terkait dengan peta jalan untuk melakukan mobilisasi pendanaan hingga USD 1.3 triliun per tahun hingga 2035 bagi negara-negara berkembang, atau yang disebut dengan ‘Baku to Belém Roadmap to 1.3T’.
Kelompok masyarakat sipil adalah salah satu aktor penting dalam mendorong lahirnya kesepakatan-kesepakatan yang krusial dalam mencapai tujuan Persetujuan Paris. Itu sebabnya, kelompok masyarakat sipil perlu menjalankan peran masing-masing dan berkolaborasi satu dengan yang lainnya, agar dapat mencapai hasil yang optimal. Indonesia Research Institute for Decarbonization (IRID) menyadari bahwa agar kelompok masyarakat sipil dapat berfungsi dengan optimal pada COP30 mendatang, maka diperlukan upaya bagi kelompok masyarakat sipil untuk mendapatkan gambaran terkait beberapa isu yang akan dibahas pada COP30, CMP20, CMA7, yang akan dilakukan secara bersamaan di Belém, Brasil. Termasuk dalam hal ini adalah upaya kelompok masyarakat sipil untuk menyampaikan pemikirannya sesuai dengan konteks negosiasi yang berlangsung. Itu sebabnya, IRID melaksanakan sesi diskusi antar kelompok masyarakat sipil, terkait dengan beberapa agenda yang akan dibahas di COP30, CMP20, dan CMA7 mendatang, utamanya yang terkait dengan Advisory Opinion (AO) yang dikeluarkan oleh ICJ, JTWP, GGA, dan pendanaan iklim.

